• Jus buah. -IST-

Anak Diberi Banyak Minum Jus di Pagi Hari Justru Picu Obesitas

Anak Diberi Banyak Minum Jus di Pagi Hari Justru Picu Obesitas

Mon, 05/28/2018 - 17:33
Posted in:
0 comments

Apakah kamu satu diantara beberapa orang tua yang memberikan jus buah pada anak di pagi hari? Jika iya, maka kebiasaan ini secepatnya harus kamu hentikan. Pasalnya, anak-anak yang minum jus buah saat sarapan lebih mungkin menjadi gemuk.

Sebuah studi di Wina menemukan bahwa anak-anak memiliki risiko obesitas lebih tinggi saat mnum segelas jus di pagi hari.

Mereka yang minum segelas di pagi hari berisiko satu setengah kali lebih mungkin kelebihan berat badan daripada mereka yang tidak.

Melewatkan sarapan juga dikaitkan dengan penambahan berat badan. Menurut para peneliti, hal ini disebabkan karena anak-anak lebih mungkin untuk ngemil di siang hari.

Meskipun juah buah sering dipasarkan sebagai pilihan yang sehat, namun ternyata kandungannya tinggi akan gula dan kalori.

Penelitian sebelumnya telah menunjukkan satu gelas 350ml dapat berisi hingga sembilan sendok teh gula dan juga tidak bergizi seperti buah yang belum diolah.

Peneliti melihat kebiasaan sarapan dari 650 anak dan membandingkannya dengan berat dan tinggi badan.

Hasilnya, sekitar 29 persen digolongkan mengalami kelebihan berat badan atau obesitas pada indeks massa tubuh.

Sedangkan mereka yang minum air saat sarapan, 40 persen lebih kecil kemungkinan mengalami kelebihan berat badan.

Pemimpin penelitian, dr Maria Luger, mendesak orang tua untuk mengurangi konsumsi gula pada anak-anak saat sarapan.

“Sangat penting untuk mendapatkan banyak serat. Jadi makanlah apel atau jeruk daripada minum jus buah.

Minumlah air atau teh tanpa pemanis dan jika kamu minum jus buah, jangan lupa untuk tambahkan air”, ungkapnya.

Jason Halford, dari Asosiasi Eropa spesialis Studi Obesitas mengatakan, “Jus buah tidak sepenuhnya buruk, tetapi dalam hal nafsu makan itu dapat mengganggu.”

Dr Carrie Ruxton, dari British Fruit Juice Association, mengatakan, “Segelas jus buah murni sebanyak 150 ml setiap hari membantu anak memenuhi target diet untuk buah-buahan dan sayuran dan merupakan sumber penting vitamin C, folat dan kalium.

Ini merupakan ukuran porsi yang direkomendasikan oleh Public Health England,” tutupnya.

Selain itu, riset juga membuktikan, melewatkan sarapan juga berefek sama karena membuat anak-anak lebih mungkin untuk "ngemil" di siang hari. Riset ini telah dipublikasikan dalam the European Congress on Obesity di Vienna.
<>BBS/01