• PPDB 2018. -PRFM-

PPDB SMAN/SMKN Jalur Non Akademik di Bekasi Amburadul

PPDB SMAN/SMKN Jalur Non Akademik di Bekasi Amburadul

Wed, 06/06/2018 - 16:03
Posted in:
0 comments

Sejak dibukanya pendaftaran SMAN/SMKN di Kota/Kab Bekasi  sejak Senin 4 Juni, banyak orangtuanya siswa  kecewa karena panitia PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) sering menolak berkas dengan berbagai alasan.

Elisabet (45) yang ingin mendaftarkan anaknya ke SMAN 10 Kota Bekasi melalui jalur penghargaan maslahat bagi guru (PMG) harus gagal total karena panitia setempat meminta syarat sertifikasi guru.

"Itu jalur mestinya penghargaan untuk semua guru baik yang ASN atau guru honorer. Kenapa harus memakai syarat sertifikasi kan aneh. Sedangkan ketentuan tersebut tidak diatur secara rinci. Harus adil masa pilih pilih," jelas Elisabet.

Begitu juga jalur prestasi yang harus melalui verifikasi dan membawa piagam atau piala yang pernah didapatkannya. Untuk jalur keluarga ekonomi tidak mampu (KETM/ SKTM), calon siswa harus melampirkan foto rumah, rekening listrik. Tidak dijelaskan jika rumah tersebut mengontrak atau menempati rumah saudara.

Membludaknya, pendaftaran membuat panitia kewalahan dan membatasi dengan nomor antrian.

Menurut pemerhati kebijakan publik Bekasi, Didit Susilo, sistem online yang dijanjikan ternyata juga tidak sesuai kenyataan, karena dalam praktiknya ternyata masih manual. Juklak juknis yang ada beda dalam penerapan di lapangan sehingga orangtuanya siswa minim informasi dan bingung.

"Harus diambil langkah kebijakan yang cepat dan jelas agar orangtuanya siswa tidak bingung dan akan menimbulkan permasalahan krusial di kemudian hari," jelas Didit.

Dalam PPDB SMAN/SMKN Provinsi Jawa Barat tahun ini pendaftaran dibuka dari tanggal 4 hingga 8 Juni 2018 mendatang.

Dibuka dua jalur non akademik dengan kuota 60 % terdiri jalur keluarga ekonomi tidak mampu 20%,prestasi 15%, maslahat bagi guru 5%, warga penduduk setempat 10% dan penyandang desabilitas 5%.

<>