• Camat Bantargebang beri penjelasan. -HUMAS-

Heboh Video Anak Difabel Ditempatkan di Kandang Kambing

Heboh Video Anak Difabel Ditempatkan di Kandang Kambing

Fri, 12/24/2021 - 01:45
Posted in:
0 comments

Camat Bantargebang tak membantah kejadian tersebut. Dan ini penjelasan kenapa anak itu sampai ditempatkan di kandang kambing.

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seseorang perempuan penyandang disabilitas intelektual tengah berada di dalam kandang kambing. Video tersebut pun ramai dibahas warganet dan muncul dugaan bahwa penempatan di kandang kambing itu dilakukan secara sengaja.

Video tersebut pertama kali di unggah oleh sebuah akun Instagram pada Jumat 17 Desember 2021. Diketahui, lokasi dalam video itu berada di belakang Pasar Bantargebang, tepatnya di Gang Haji Inong RT 02 RW 09 Kelurahan Bantargebang, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi.

Merespons video viral tersebut, Camat Bantargebang Warsim Suryana, membenarkan peristiwa itu. Namun dia juga memberikan klarifikasi, sebab video yang viral itu tak disertai dengan penjelasan mengapa perempuan tersebut berada di dalam kandang kambing.

Menurut Camat Warsim, memang benar anak tersebut adalah anak perempuan berkebutuhan khusus. Orang tuanya bekerja sebagai pegawai ternak kambing.

“Bila orang tuanya bekerja mengurus kambing, anak tersebut dibawa ke lokasi dan ditempatkan di kandang kambing yang bersih dan aman,” ungkapnya.

Dikarenakan anak itu adalah anak berkebutuhan khusus, maka akan lebih berbahaya jika ia ditinggalkan di rumah. Apalagi ibu (sambung) anak tersebut juga bekerja. Selain itu, mereka juga tinggal di rumah kontrakan yang tidak layak huni.

Warsim menambahkan, “Bila anak itu tinggal di rumah, ada kemungkinan akan melakukan perbuatan yang berbahaya seperti bermain dengan gas kompor, instalasi listrik, buang air besar sembarangan, dan lain-lain. Ia hanya ditempatkan sementara di situ, bila ayahnya pulang maka anak tersebut dibawa pulang ke rumah dan dijaga.”

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bekasi sudah datang ke lokasi dan menyarankan agar anak dirujuk ke rumah singgah atau panti apabila orang tua si anak berkenan. Namun, orang tua keberatan dan berjanji akan merawat anaknya secara layak.

Dinas Sosial Kota Bekasi sudah berkoordinasi dengan Kecamatan Bantargebang dan disepakati akan dilakukan perbaikan rumah (kamar) sebagai tempat tinggal yang layak bagi anak tersebut. (HUMAS/01)