• Rahmat Effendi. -BEKASIPOS.com-

Walikota Bekasi: Semua Proses Pembangunan Gedung Telah Melalui Proses yang Benar

Walikota Bekasi: Semua Proses Pembangunan Gedung Telah Melalui Proses yang Benar

Sun, 06/21/2020 - 16:23
Posted in:
0 comments

BEKASI – Menanggapi aksi demo mahasiswa dan kritikan sejumlah pihak, Walikota Bekasi Rahmat Effendi menyatakan bahwa semua proses pembangunan gedung yang dikerjakan secara multi-years (tahun jamak) tersebut sudah melalui proses yang benar atau sesuai prosedur.

Walikota Bekasi membenarkan pada APBD tahun anggaran 2017 terdapat anggaran bertahun jamak (multi-years), yakni untuk pembangunan kantor imigrasi, lembaga pemasyarakatan, instansi teknis, Dinas Perhubungan dan RSUD.

Pepen"Semua proyek tersebut berjalan sebagaimana mestinya, dan sejauh ini tidak ada kejanggalan," kata Walikota Rahmat Effendi.

Bahkan, lanjut Walikota, kesemua proyek tersebut tiap tahun selalu diaudit BPKP (Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan), BPK (Badan Pemeriksa Keuangan), serta sebelum dan selama pekerjaan tim dari Kota Bekasi selalu menggandeng TP4D (Kejaksaan).

Pekan lalu, puluhan mahasiswa di Bekasi menggelar aksi demo di depan kantor Kejaksaan Negeri Kota Bekasi. Mereka meminta Kejari untuk mengusut dan menyeret para pihak yang diduga ikut mengkorupsi lima paket proyek besar multi-years yang berasal dari dana APBD Kota Bekasi Tahun Anggaran (TA) 2017.

Proyek pembangunan gedung instansi struktural ini disinyalir sebagai salah satu modus penggangsiran APBD. Disinyalir melalui proyek APBD tersebut penuh dengan rekayasa dan banyak melanggar aturan.

“Proyek multiyears yang menelan anggaran hampir Rp 300 miliar diduga Kejaksaan sebagai proyek penuh rekayasa antara Pemerintah Kota Bekasi dan DPRD Kota Bekasi. Proyek ini tidak ada kajian, lalu tiba-tiba menjadi proyek multi-years,” kata Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta Pane dalam siaran persnya menanggapi aksi demo mahasiswa di Kota Bekasi, pekan lalu.

Neta Pane mendukung Kejaksaan Agung untuk mengusut kasus ini secara tuntas untuk merespon aspirasi para mahasiswa di Kota Bekasi.***