• Stop kekerasan pers!

IPW Prihatin Terjadinya Aksi Kekerasan terhadap Wartawan “Radar Bekasi”

IPW Prihatin Terjadinya Aksi Kekerasan terhadap Wartawan “Radar Bekasi”

Tue, 06/09/2020 - 03:26
0 comments

BEKASI - Aksi kekerasan tidak boleh dibiarkan terjadi, apalagi terhadap wartawan yg dlm bertugas dilindungi UU. IPW (Indonesian Police Watch) menyatakan keprihatinannya yang mendalam atas tindak kekerasan yang dialami wartawan Radar Bekasi, Surya Bagus (25) dan mengecam keras tindakan pelaku. Agar kasus serupa tidak berulang Polres Bekasi harus segera mengusut dan menangkap pelakunya.

Melihat kronologisnya, memang tak mudah untuk mengungkap dan menangkap pelakunya. Untuk itu masyarakat sekitar TKP diharapkan membantu aparatur kepolisian dalam memberikan informasi dan Polres Bekasi perlu mencari kemungkinan ada CCTV di sekitar TKP.

Menurut informasi,  korban dipepet sejumlah orang tak dikenal sepulang kerja dari kantornya sekitar pukul 23.30 WIB pada, Selasa 2 Juni 2020 malam. Setelah dipepet di Jalan Pengairan, Mega Hypermal, Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu, korban dihajar habis-habisan dengan berbagai benda tumpul.

Korban yang panik, berusaha menyelamatkan diri dengan memacu motornya hingga berhasil sampai dikontrakannya di RT03/RW018, Pengasinan, Rawalumbu, Kota Bekasi.

Dari kronologis kejadian ada dua kemungkinan. Pertama, apakah pelakunya kawanan begal yg hendak menjarah dan mengambil sepeda motor korban. Sebab aksi begal kerap terjadi di sekitar Bekasi dan TKP tergolong kawasan sepi.

Kedua, apakah penganiayaan ini berkaitan dgn profesi korban sebagai wartawan di mana ada pihak tertentu yg merasa terusik kepentingannya akibat berita berita korban selama ini. Apapun latar belakangnya polisi tetap hrs mengusutnya dgn tuntas. Tentunya teman teman korban perlu membantu memberikan informasi kepada polisi, apakah korban pernah bercerita tentang berita berita yg dilansir ya yg membuat pihak tertentu gerah. Selain itu perlu juga ditelusuri berita berita yg dilansir korban dlm sebulan terakhir, apakah ada yg berpotensi membuat pihak2 tertentu merasa dendam hingga menganiaya korban.

Berulangnya kasus-kasus kekerasan terhadap wartawan adalah teror bagi profesi jurnalis. Diharapkan organisasi2 profesi kewartawan ikut bekerja keras membantu polisi untuk mengungkap kss ini dan kemudian membawa pelakunya ke pengadilan.***