Skip to main content

Managed by: PT Prospek Media Teknologi  | e-mail: [email protected]  |  hotline +628170025000

Pesan Penting Tokoh Gerakan Credit Union pada RAT Kopdit Pintu Air Tahun Buku 2023

Romanus Woga (kiri) didampingi moderator. -PINTU AIR/AGUS N-

RAPAT Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Kredit (Kopdit) Pintu Air tahun buku 2023 yang berlangsung di Maumere, NTT baru-baru ini diisi dengan sejumlah acara. Salah satu segmen penting pada puncak acara tahunan itu adalah kehadiran narasumber Romanus Woga, mantan Wakil Presiden Credit Union (CU) Asia.

Hadir pada kesempatan tersebut Ketua dan para pengurus Kopdit Pintu Air, para kepala cabang dan ranting, dan perwakilan dari sejumlah daerah.

Rommy yang merupakan orang Indonesia pertama yang menjadi Wakil Presiden Credit Union (CU) Asia dan berkantor di Filipina itu banyak menyorot perkembangan dari Kopdit Pintu Air. Dengan semangat berapi-api, sebagai ciri khasnya, mantan Wakil Bupati Sikka NTT itu masih seperti dulu – tetap ikut berjuang untuk menjadikan Pintu Air sebagai koperasi kebanggaan Indonesia.

Lulusan SMEA (SMK, sekarang) yang memimpin Kopdit dua periode yakni tahun 2010-2015 itu pernah mengharumkan koperasi di tanah air karena menjadi wakil presiden CU di Asia. Kini pria yang menguasai berbagai bahasa di dunia itu disebut tengah menyelesaikan program doktoral.

Lewat pengalaman luasnya memimpin koperasi ditambah dengan ilmu yang dikuasainya kini, Romanus Woga yang juga ketua pimpinan cabang sebuah parpol akan maju dalam pemilihan Bupati Sikka dalam kontestasi politik Pilkada 2024 mendatang.

Namun, pada forum RAT ini, Rommy Woga secara khusus bicara panjang-lebar tentang Kopdit Pintu Air, di mana waktu memimpin kopdit ini ia tak segan turun ke bawah untuk melihat bagaimana roda koperasi yang dipimpinnya dan berdialog langsung dengan para pengurus atau pengelola di bawah untuk dicarikan solusi terbaiknya.

Rommy menegaskan bahwa koperasi merupakan kumpulan orang-orang yang menjadi anggota, dan bukannya uang atau modal. Kekuatan koperasi terletak pada para anggotanya. Sementara kemajuan koperasi sangat tergantung pada bagaimana para pengurus dan pengelola menjalankan roda usaha.

Koperasi tidak cari keuntungan, tapi dalam kegiatannya haruslah untung. Untuk itulah diperlukan para pengelola atau manajemen koperasi yang handal. Semua lini pengurus harus berjuang bersama meningkatkan koperasi untuk kesejahteraan para anggotanya.

Rommy Woga yang dua periode menjabat ketua Kopdit Pintu Air tahu betul bagaimana pelayanan kepada para anggota di cabang-cabang Kopdit Pintu Air. Pelayanan merupakan bagian penting dalam membangun eksistensi koperasi, termasuk Kopdit Pintu Air.

Menurut Rommy, setidaknya ada tiga cabang yang besar dan itu dicapai dengan perjuangan luar biasa pimpinan cabang dan jajarannya. Ia menyebut para srikandi di cabang Manggarai, Kupang, dan Sidoarjo (Jatim) patut diapresiasi dan melecut cabang lain dalam hal pelayanan.

“Ketiga cabang ini punya srikandi-srikandi pelayanan yang luar biasa. Membanggakan,” kata Rommy Woga bangga sambil menceritakan pengalamannya ketika itu.

Lebih jauh Rommy mengatakan, kedekatan dan komunikasi yang baik dengan anggota dan tentunya masyarakat sekitar begitu penting, terlebih di tengah upaya pengelola Kopdit Pintu Air mentargetkan punya satu juta anggota pada tahun 2024.

Kopdit Pintu Air yang berkantor pusat di Maumere, NTT merupakan salah satu koperasi kredit di Indonesia yang cukup berhasil dari sisi anggota yang kini hampir 400.000 anggota dengan total aset mencapai 3 triliun rupiah. (May/UKM Auvi/01)

Ketua Kopdit Pintu Air (paling kanan) didampingi pengurus. -PINTU AIR-

Leave a Reply

Restricted HTML

  • Allowed HTML tags: <br> <p> <h2 id> <h3 id> <h4 id> <h5 id> <h6 id> <cite> <dl> <dt> <dd> <a hreflang href> <blockquote cite> <ul type> <ol type start> <strong> <em> <code> <li>
  • Lines and paragraphs break automatically.
  • Web page addresses and email addresses turn into links automatically.

Article Related